Berita Terkini

Terekam Detik-Detik Stasiun Luar Angkasa Internasional Melintasi Bintik Matahari

[ad_1]

loading…

Astrofotografer Prancis Thierry Legault merekam detik-detik Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ketika melintasi di antara dua bintik matahari. Foto/Thierry Legault /Space

AMSTERDAM – Astrofotografer Prancis Thierry Legault merekam detik-detik Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ketika melintasi di antara dua bintik matahari . Ini merupakan momen langka karena Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) meluncur dengan kecepatan sekitar 28.000 km/jam.

Dalam rekaman terbaru yang menakjubkan, diambil pada Jumat 9 Juni 2023, Legault mencitrakan ISS melesat melewati tiga kelompok bintik matahari. Bintik matahari yang terbesar cukup untuk menelan Bumi secara keseluruhan.

Proses ISS melintasi tiga kelompok bintik matahari berlangsung hanya 0,75 detik. Ketika Legault merekam kejadian ini, dua astronot NASA Stephen Bowen dan Warren “Woody” Hoburg, sedang melakukan perjalanan ruang angkasa untuk memasang panel surya baru di ISS.

“Ups, aku melakukannya lagi, lebih baik! Kali ini, ISS lewat di depan 3 kelompok bintik matahari dalam hitungan detik!” tulis Legault dalam posting Facebook, setelah sebelumnya menangkap ISS transit matahari dan bintik matahari raksasa pada 6 Juni.

Legault berkendara enam jam dari rumahnya menuju Belanda, untuk menyaksikan proses transit ISS terjadi hanya satu jam setelah spacewalk dimulai. ISS mengorbit Bumi setiap 90 menit, menempuh jarak dari Bumi ke bulan dan kembali lagi hanya dalam satu hari.

Meskipun kedua target terlihat dekat satu sama lain dalam rekaman Legault, tidak seperti Icarus, ISS berada pada jarak yang aman dari matahari. ISS mengorbit sekitar 402 kilometer di atas Bumi, dan jarak ke matahari rata-rata hampir 300.000 kali lebih jauh, sekitar 150 juta km.

Apa rahasia untuk mengabadikan momen ikonik seperti itu? Perencanaan presisi dan langit cerah! Menurut Legault, semua gambar individual adalah bidikan tunggal pada 1/32000-an. Dia tidak merekam transit ISS dengan matahari menggunakan serangkaian foto.

“Dengan menggunakan gambar matahari secara real-time, saya memperkirakan posisi kelompok bintik matahari utama ke arah vertikal dan horizontal (yang bergantung pada waktu dan lokasi),” kata Legault kepada Space.com, Selasa (13/6/2023).

(wib)

[ad_2]

Source link