Berita Terkini

Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Doa, Waktu, dan Pelaksanaannya

[ad_1]

Suara.com – Sholat hajat adalah sholat yang dilakukan ketika umat muslim memiliki keinginan (hajat) dan memohon pada Allah agar dikabulkan. Berikut tata cara sholat hajat yang dirangkum dari berbagai sumber.

Hukum sholat hajat adalah sunnah dan seperti sholat sunnah pada umumnya, sholat hajat dilakukan setidaknya dua rakaat dengan sekali salam dan dikerjakan malam hari.

Dalam surat Al Baqarah ayat 45, disebutkan bahwa Allah memerintahkan umatnya agar tetap sabar dan mendirikan sholat untuk menolong kita menuju surga.

“Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya (shalat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”

Baca Juga:
Doa Sholat Hajat Agar Terkabul Harapan dan Keinginan, Latin Lengkap dengan Artinya

Cara Sholat Hajat

  1. Baca niat sholat hajat
  2. Melakukan takbiratul ihram
  3. Baca doa iftitah
  4. Baca surat Al Fatihah
  5. Baca salah satu surat Al Quran
  6. Melakukan rukuk kemudian i’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua lalu bangkit
  10. Melakukan gerakan rakaat kedua seperti di atas
  11. Duduk tasyahud akhir
  12. Salam

Niat Sholat Hajat

“Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala.”

Doa Sholat Hajat

Baca Juga:
Ini Keajaiban Sholat Hajat Sebelum Tidur, Amalkan Secara Rutin

Doa sholat hajat diawali dengan membaca istigfar setidaknya 33 kali atau kalau bisa 100 kali kemudian dilanjutkan dengan sholawat atas Nabi Muhammad SAW dengan jumlah yang sama. Berikut ini bacaan doa Sholat Hajat: 

“Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih”

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Mu.”

Setelah itu, membaca doa di bawah ini:

“Laa ilaaha illalloohul haliimul kariim. Subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. As aluka muujibaari rohmatika wa ‘aazaaima maghfirotika wal ghoniimata min kulli birri wassalaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghofartah walaa hamman illaa farojtah walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitah yaa arhamar roohimiin.”

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

Dalam sebuah hadis disebutkan ketika Nabi SAW risau dalam sebuah persoalan, beliau akan menengadah ke langit dan berdoa sembari mengucap:

“Ya Hayy ya Qayyum”

Artinya: “Wahai Sang Maha hidup dan Sang Maha mandiri.”

Anas bin Malik RA juga meriwayatkan jika Nabi SAW risau, beliau akan mengucapkan:

“Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits”

Artinya: “Wahai Sang Maha hidup, wahai Sang Maha mandiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan.”

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat hajat. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini



[ad_2]

Source link