Berita Terkini

Shin Tae-yong Tak Hadiri Pertemuan, Persija Serukan Tuntutan Ini ke Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Tak Hadiri Pertemuan, Persija Serukan Tuntutan Ini ke Timnas Indonesia

[ad_1]

Suara.com – Persija Jakarta menitipkan pesan kepada Nova Arianto untuk disampaikan kepada pelatih Shin Tae-yong terkait polemik training camp (TC) jangka panjang Timnas Indonesia U-20.

Manajemen Persija dalam hal ini Wakil Presiden Ganesha Putra, berharap PSSI dan Shin Tae-yong bisa berpikir ulang terkait pemanggilan pemain untuk mengikuti TC jangka panjang.

Hal itu disampaikan Ganesha dalam pertemuan virtual dengan dengan tim pelatih tim nasional Indonesia yang diwakili asisten pelatih Nova Arianto, Selasa (8/2/2023).

Agenda yang difasilitasi Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri ini nyatanya tidak dihadiri oleh pelatih Shin Tae-yong yang sebelumnya terlibat sindir-menyindir dengan juru taktik Persija Jakarta, Thomas Doll.

Baca Juga:
Mentereng Bersama Persib, Luis Milla Dibandingkan dengan Shin Tae-yong

Ganesha menegaskan, Persija tidak mempermasalahkan jika pemain U-20 Persija mereka dipanggil ke timnas. Namun, Macan Kemayoran meminta PSSI agar membuka diri untuk menerima opsi-opsi, terutama terkait pemanggilan pemain yang memiliki banyak menit bertanding di Liga 1.

Ilustrasi Pelatih Persija Thomas Doll dan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. [Suara.com]
Ilustrasi Pelatih Persija Thomas Doll dan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. [Suara.com]

“Persija berharap hasil diskusi ini bisa disampaikan ke pelatih kepala timnas (Shin Tae-yong) sehingga bisa ada titik temu yang baik untuk kedua belah pihak,” tutur Ganesha dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Selasa (7/2/2023).

Pelatih Thomas Doll sebelumnya melontarkan kritik terhadap Shin Tae-yong yang menggelar TC jangka panjang untuk Timnas Indonesia U-20 yakni pada 1-28 Februari 2023.

Doll keberatan karena Persija Jakarta jadi tim yang pemainnya paling banyak dipanggil yakni mencapai sembilan orang termasuk yang kini jadi pemain inti di skuad utama Macan Kemayoran.

Mereka adalah Achmad Maulana Syarif, Alfriyanto Nico Saputro, Cahya Supriadi, Doni Tri Pamungkas, Frengky Deaner Missa, Ginanjar Wahyu Ramadhani, Muhammad Ferarri, Resa Aditya Nugraha dan Barnabas Sobor.

Baca Juga:
Shin Tae Yong Absen, Begini Tuntutan Persija ke Timnas Indonesia

Dari nama-nama itu, pemain seperti Alfriyanto Nico, Muhammad Ferarri, Ginanjar Wahyu dan Frengky Missa kerap menjadi pilihan utama Thomas Doll untuk bermain di Liga 1.



[ad_2]

Source link