Berita Terkini

Momen Keakraban Anji Drive Bareng Ayah Sambung Anaknya di Acara Kelulusan, Bikin Meleleh!

[ad_1]

Suara.com – Anji Manji atau Anji Drive bagikan momen kelulusan sekolah dasar (SD) putrinya Leticia Joseph, bahkan terlihat akrab dengan suami Sheila Marcia Joseph, Dimas Akira Zev.

Leticia Joseph adalah anak biologis Sheila Marcia dan Anji Manji meski keduanya tidak pernah menikah. Sehingga Dimas merupakan ayah sambung Leticia sejak 2020. Uniknya, meski sebagai ayah sambung Dimas juga cukup dekat dengan Anji Manji.

Kedekatan kedua lelaki ini terlihat pada momen hari kelulusan Leticia dari sekolah SD di Bali. Tidak hanya Sheila dan Dimas yang hadir, Anji juga ikut datang. Bahkan pelantun Kekasih Terhebat itu tidak sungkan membuat konten bersama.

Konten itu berupa Anji yang terlihat mencari Leticia untuk mengucapkan selamat lulus SD. Tapi malah menunjukan wajah Sheila, lalu ia kembali mengucapkan selamat tapi menunjukan wajah Dimas.

Baca Juga:
Anji, Sheila Marcia, dan Dimas Akira Hadir Bersama di Acara Kelulusan Leticia: Keren Banget

“Bukan ini emaknya,” kata Sheila saat wajahnya disorot.

“Bukan, ini padanya,” timpal Dimas berikutnya.

Sampai akhirnya, kamera Anji menunjukan wajah cantik Leticia dan Anji mengucapkan selamat kepada putrinya yang lulus SD. Lalu menjelaskan Leticia adalah perempuan cantik versi kecil, dan Sheila perempuan versi besarnya.

“Ini versi kecilnya, ini versi besarnya,” ungkap Anji yang dibalas senyum oleh Leticia dan Sheila.

Melansir Unicef, saat orangtua memperlihatkan hubungan harmonis, damai dan penuh kasih sayang, maka anak akan merasa lebih aman dan merasa dicintai. Anak juga bisa mendengarkan dengan baik, serta lebih punya empati pada orang lain meskipun ia sedang merasa tertekan atau stres.

Baca Juga:
5 Potret Anji dan Sheila Marcia Hadiri Wisuda Leticia Joseph, Kebersamaannya Dipuji Netizen

Kondisi ini terjadi karena cara orangtuanya berbicara, bersikap di depan orang lain akan mempengaruhi perilaku anak. Jadi sangat disarankan untuk tetap berperilaku ramah kepada semua orang, di keluarga termasuk usia dewasa maupun anak sekalipun

Selain itu komunikasi yang buruk antar orang dewasa di rumah bisa berdampak negatif pada perilaku anak. Contohnya alih-alih berteriak, orangtua disarankan bicara lebih pelan.

Jangan lupa juga untuk membuat orang lain merasa dihargai dengan memberikan pujian. Kata-kata sederhana seperti, terimakasih sudah cui piring, terimakasih sudah bantu menjaga adik akan membuat anak merasa dihargai.



[ad_2]

Source link