Berita Terkini

Jadi Waketum Golkar, Nurul Arifin Ungkap Dua Hal yang Jadi Penyebab Kenaikan Elektabilitas Parpolnya

Jadi Waketum Golkar, Nurul Arifin Ungkap Dua Hal yang Jadi Penyebab Kenaikan Elektabilitas Parpolnya
Jadi Waketum Golkar, Nurul Arifin Ungkap Dua Hal yang Jadi Penyebab Kenaikan Elektabilitas Parpolnya

[ad_1]

Kapanlagi.com – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Nurul Arifin menilai bahwa hasil survey yang positif menjadi sebuah penyemangat. Karena diyakini bahwa kerja keras para kader pasti akan memberi dampak besar bagi kemenangan Pemilu.

‘Jadi survei itu bukan sesuatu yang harus kita pedomani, tapi sebagai acuan saja. Walaupun dalam realitas biasanya juga Partai Golkar disebut sekian persen-sekian persen, tetapi selalu nomor 2, kalau tidak Insya Allah bisa nomor satu lagi,” kata Nurul Arifin di Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu.

“Kita percaya bahwa apa yang dikerjakan oleh kader itu nanti memperoleh manfaatnya pas Pemilu. Jadi kalau survei-survei itu nggak sepenuhnya percaya, kadang bagus kadang anjlok. Kadang cuma nyeneng-nyenengin, jadi orientasinya macam-macam. Lebih kita percaya pada survey internal,” sambung wanita yang juga menjabat jadi anggota DPR RI ini.

1. Kerja Keras Kader

Dua hal, kata Nurul yang dinilai menjadi faktor penyebab kenaikan elektabilitas Partai Golkar. Yaitu kerja keras para kader dengan seluruh komponennya, sehingga mesin Partai Golkar terus berjalan.


“Kita memang kerja kayak begini ya, setiap hari semua kader turun. Karena buat Ketum, setiap hari itu kampanye. Jadi itu prinsipnya. Kader silakan turun sebanyak-banyaknya karena sekarang dari 200 persen Caleg, tinggal 150 persen. Untuk nanti April atau Juni tinggal 100 persen. Jadi semua penyaringan dilihat dari keaktifan di lapangan apa yang sudah dilakukan dan seterusnya,” urai mantan pemain film & sintron tersebut.

2. Faktor Ketua Umum

Sementara yang kedua adalah faktor keberhasilan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Hasil kerjanya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pemerintah.


“Hasil kerja beliau baik di pemerintah, ini linear dengan kepuasan rakyat dengan pemerintah. Cukup baik sehingga itu berdampak pada partai pendukung, salah satunya Partai Golkar,” jelasnya.

3. Puji Keberhasilan Airlangga

Kata Nurul, dari sudut perekonomian nasional Airlangga membawa keberhasilan hingga Indonesia tidak masuk dalam jurang krisis. Selain itu, Indonesia dapat melewati pandemi.


“Krisis global yang terjadi secara masif di banyak negara tapi kan Indonesia tidak terkena. Ini sebuah kepuasan hinga berimbas pada partai pemerintah,” katanya.


Sebelumnya Hasil jajak pendapat Litbang Kompas Januari 2023, elektabilitas Partai Golkar berada di angka 9 persen. Tingkat elektoralnya bertambah dibandingkan survei yang sama pada Oktober 2022 yang saat itu elektabilitasnya di angka 7,9 persen. Partai Golkar juga menduduki peringkat tiga besar.

Sudah baca yang ini, belum?



[ad_2]

Source link