Berita Terkini

Beli Rumah Mewah, Fuji Dituding Terlibat Pencucian Uang

Beli Rumah Mewah, Fuji Dituding Terlibat Pencucian Uang

[ad_1]

Suara.com – Fuji ikut terseret dalam dugaan pencucian uang atau money laundry. Tuduhan tersebut dicurahkan Fuji saat hadir di konten YouTube Superseru!

Belum lama ini, Fuji memang baru membeli rumah seharga Rp13 miliar secara kontan. Oleh sebab itu, muncul tudingan Fuji terlibat pencucian uang meski inisial artis yang beredar adalah R.

Adu Mewah Rumah Fuji dan Fadly Faisal (Instagram/@fuji_an)
Adu Mewah Rumah Fuji dan Fadly Faisal (Instagram/@fuji_an)

“Dia (netizen ibu-ibu) bilang aku bisa beli rumah karena money laundry,” kata Fuji dalam konten yang tayang pada Minggu (9/4/2023).

Fuji tak lagi dapat menahan kekesalannya dituduh terlibat pencucian uang. Padahal sejak mendapat sorotan karena kepergian mendiang Vanessa Angel pada 2021, Fuji tak pernah berhenti bekerja.

Baca Juga:
Dijodohkan dengan Fuji, El Rumi Masih Nyaman Hidup Jomblo, Enggan Diperbudak Konten

“Kalau melihat (Instagram)Story aku, gue enggak ada istirahatnya. Syuting dari pagi sampai pagi, hampir tipes. Capek-capek kerja, sudah dapat pembuktian, dibilang money laundry,” kata Fuji mengomel.

Momen Syukuran Rumah Baru Fuji (Instagram/@dewizuhriati)
Momen Syukuran Rumah Baru Fuji (Instagram/@dewizuhriati)

“Sialan. Kesel loh,” tambah mantan kekasih Thariq Halilintar tersebut.

Sebagai informasi, kabar artis inisial R terlibat pencucian uang memang tengah ramai dibahas. Tuduhan tersebut lebih banyak mengarah ke Raffi Ahmad meski telah dibantah.

Di sisi lain, pencapaian Fuji yang baru berusia 20 tahun memang begitu mengagumkan. Saat usianya baru kepala dua, Fuji sudah mampu membeli rumah senilai belasan miliar sehingga banyak orang merasa iri.

Fuji sebenarnya berstatus sebagai mahasiswa jurusan Hukum di Universitas Udayana, Bali. Namun dengan kesuksesannya sebagai artis, Fuji masih memilih cuti kuliah.

Baca Juga:
Dinikahi Syekh Fuji di Usia 12 Tahun, Lutviana Ulfah Ngaku Terima Berkah: Saya Temukan Passion

Kontributor : Neressa Prahastiwi



[ad_2]

Source link